Langsung ke konten utama

Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi guru madrasah bukan PNS sudah memasuki tahap pencairan ini caranya.

Tahap Pencairan BSU Kemenag

Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi guru madrasah bukan PNS sudah memasuki tahap pencairan. Bantuan ini dicairkan melalui rekening baru yang dibuat bank penyalur atas nama para penerima. 

Lalu bagaimana tahapan pencairannya?

  1. Berikut adalah tahapan pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi guru madrasah bukan PNS menurut Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah M Zain 
  2. Penerima BSU akan menerima notifikasi pemberitahuan di akun Simpatika masing-masing, kemudian
  3. Penerima BSU mencetak dan menandatangani diatas materai Surat Pernyataan dan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM) (format tersedia di akun simpatika masing-masing)
  4. Penerima BSU datang ke Kantor bank penyalur yang ditunjuk (BRI/BRI Syariah) dengan membawa Surat Keterangan Penerima BSU GBPNS 2020, dan SPTJM yang sudah ditandatangani di atas meterai, KTP dan NPWP (bagi yang sudah memiliki)
  5. Mengisi formulir pembukaan rekening baru di bank penyalur yang ditunjuk (BRI/BRI Syariah) hingga selesai semua proses pembuatan rekening baru, setelah itu Penerima BSU akan mendapatkan buku rekening dan kartu ATM baru dari bank penyalur.
  6. Penerima BSU bisa memilih untuk mencairkan bantuan yang diterima atau menabung uang yang diterima.

Perlu diketahui Besaran bantuan BSU yang diterima adalah sebesar Rp. 600.000/Bulan selama 3 bulan, mulai dari bulan Oktober hingga Desember dan dibayarkan sekaligus sebesar Rp. 1.800.000, dan jangan lupa bagi penerima BSU memiliki kewajiban untuk membayar pajak (PPh 21) sebesar 5% bagi yang memiliki NPWP dan 6% bagi yang tidak memiliki NPWP.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Moto G5s Plus, Smartphone Berkelas Kualitas Papan Atas

Motorola sebagai salah satu produsen Smartphone kelas dunia, kembali menunjukkan kiprahnya di kancah dunia Internasional. Hal ini dibuktikan dengan diluncurkannya beberapa produk baru dari pabrikan Asal Amerika ini pada beberapa waktu lalu, yaitu Moto G5s Plus, Moto E4 Plus dan Moto C Plus . Semua Smartphone yang saya sebutkan diatas memiliki keunggulan masing-masing, akan tetapi pada kesempatan ini yang akan saya ulas hanya satu saja yaitu Motorola Moto G5s Plus . Kalau kamu menginginkan Smartphone berkelas dengan kualitas papan atas, maka Motorola Moto G5s Plus adalah pilihan tepat saat ini, bagaimana tidak Smartphone dengan layar 5.5 inci sudah dilengkapi Prosesor Qualcomm® Snapdragon™ 625 dengan CPU Octa-Core 2.0 GHz dan Adreno 650 MHz GPU 506, artinya kamu tidak perlu takut merasa " lemot " saat menggunakan Smartphone Moto G5s Plus, karena Prosesor dan CPU yang tertanam pada Smartphone ini sudah sangat-sangat besar. (Foto : Moto.com) Selain itu, kamu juga ti

Surat Edaran (SE) Mekanisme Pencairan BSU GBPNS Madrasah Tahun 2020

Setelah beberapa hari yang lalu Dirjen GTK Madrasah M. Zain menginformasikan terkait informasi pencairan BSU GBPNS Madrasah, maka pada tanggal 10 Desember 2020 Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam mengeluarkan surat edaran mekanisme pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil (GBPNS) Madrasah yang secara lengkap berbunyi sebagai berikut. Nomor : B-2953.1/DJ.I/Dt.I.II/KU.05/12/2020 Jakarta, 10 Desember 2020  Lamp : -  Perihal : Mekanisme Pencairan BSU GBPNS 2020  Kepada Yth Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi  Cq. Kepala Bidang Pendidikan Madrasah/Pendidikan Islam Se-Indonesia  Assalamualaikum Wr. Wb.            Sehubungan dengan pelaksanaan program Bantuan Subsidi Upah bagi Guru Bukan Pegawai Negeri Sipil Tahun Anggaran 2020 (BSU GBPNS 2020), kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:  1. Mensosialisasikan program BSU GBPNS 2020 (SK Juknis terlampir).  2. Besaran BSU GBPNS 2020 adalah Rp 600.000,00,-/b